senja gerimis di tengah sawah
seperti hatiku yang menangis
mataku memang masih putih
hidungku masih coklat
dan mulutku masih tersenyum
tapi
hatiku abu-abu
hatiku menangis
bak air tumpah dari embernya
pukulan keras itu
menancap di dadaku
melukai seluruh jiwa ini
kata-kata keras
kau lontarkan dihadapanku
menuduhku yang tak benar adanya
apa aku?
bukan kan?
apa-apa
selalu diriku terkena batunya
batu yang sangat berat dan keras
mungkin jika aku pergi
kau akan bahagia..
Puisi ini karya : Lulu Aundhia Allam
Tampilkan postingan dengan label Puisi Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Cinta. Tampilkan semua postingan
Senin, 11 Februari 2013
Untukmu, Bintangku
Masih tertinggal bayangmu diingatanku
Dan aku terlalu angkuh tuk akui itu
Hingga rasa ini terus menyala dan terbakar
bersama kepedihanku
Masih terasa hangat genggammu dijemariku
Dan aku slalu menghindar menafikkan rasa
yang terus membelenggu
Hingga rasa ini terus lukai dan menusuk
jantungku
Masih terlintas bisik cinta ditelingaku
Dan aku pun masih pertahankan egoku
Hingga ku hancurkan sendiri hatiku….. :’(
Kini,Sebelum nafasku terhenti dan tak
mungkin tuk kembali
Sebelum kau memutuskan tuk meniti hati
bersama dengan dirinya yang kau pilih
Ku ingin mengakui
Ku ingin kau sadari
Betapa cinta tak mungkin lagi kubagi ke lain
hati…
karya : Apras
Dan aku terlalu angkuh tuk akui itu
Hingga rasa ini terus menyala dan terbakar
bersama kepedihanku
Masih terasa hangat genggammu dijemariku
Dan aku slalu menghindar menafikkan rasa
yang terus membelenggu
Hingga rasa ini terus lukai dan menusuk
jantungku
Masih terlintas bisik cinta ditelingaku
Dan aku pun masih pertahankan egoku
Hingga ku hancurkan sendiri hatiku….. :’(
Kini,Sebelum nafasku terhenti dan tak
mungkin tuk kembali
Sebelum kau memutuskan tuk meniti hati
bersama dengan dirinya yang kau pilih
Ku ingin mengakui
Ku ingin kau sadari
Betapa cinta tak mungkin lagi kubagi ke lain
hati…
karya : Apras
Lantunan Kidung Cinta
Di saat bayangmu menghampiri malamku
Takkan ada kataku yang mampu melafas
Melainkan hanya ada satu kataku
Bahwa aku sangat menyayangimu
Takkan ada lagi yang mampu menggantikanmu
Takkan ada lagi yang mampu menyinggahi
Ruang
Dan singgah sana
Sekali membayang jelma bidadaripun
Takkan mampu lunturkan asa di penghujung hidupku
Sekali membayang jelma dewi malampun
Takkan mampu luluhkan peluh di keterbatasannya
Yang kau miliki saat ini
Duhai sang kekasih…
Adakah aku lancang mendambakanmu
Adakah aku tak pantas bila mengagumimu
Adakah aku hina menyayangimu
Adakah aku tak wajar mengikrar sumpah setiaku ini
Katakanlah kasih
Tegurkanlah kasih
Agar tulusnya kasih ini melega
Agar kidung ini melantun mendayu
Dengan senandung merinduimu
Lantunan Kidung Cinta
( Karya: Putra Jogja )
Takkan ada kataku yang mampu melafas
Melainkan hanya ada satu kataku
Bahwa aku sangat menyayangimu
Takkan ada lagi yang mampu menggantikanmu
Takkan ada lagi yang mampu menyinggahi
Ruang
Dan singgah sana
Sekali membayang jelma bidadaripun
Takkan mampu lunturkan asa di penghujung hidupku
Sekali membayang jelma dewi malampun
Takkan mampu luluhkan peluh di keterbatasannya
Yang kau miliki saat ini
Duhai sang kekasih…
Adakah aku lancang mendambakanmu
Adakah aku tak pantas bila mengagumimu
Adakah aku hina menyayangimu
Adakah aku tak wajar mengikrar sumpah setiaku ini
Katakanlah kasih
Tegurkanlah kasih
Agar tulusnya kasih ini melega
Agar kidung ini melantun mendayu
Dengan senandung merinduimu
Lantunan Kidung Cinta
( Karya: Putra Jogja )
Kembali Bangkit
Mau saja aku melepaskan diri dan kemudian terus berlari
Ikut saja kata hati yang berbisik meracuni
Boleh saja aku terus mencoba melawan diri
Umpama benderang dalam peperangan
Bergejolak semua jiwa
takut dan seram
Karna…
Harus ada nyawa yang di korbankan
Apalagi yang harus aku katakan??
Hadapi semua dengan kenyataan
Apa yang terjadi jika tak ada cinta?
Kehidupan musnah tak bernyawa
Aku tak akan peduli masalalu
Aku akan melangkah tegak berjalan kehadapan
karya : Imas nurlaela
Ikut saja kata hati yang berbisik meracuni
Boleh saja aku terus mencoba melawan diri
Umpama benderang dalam peperangan
Bergejolak semua jiwa
takut dan seram
Karna…
Harus ada nyawa yang di korbankan
Apalagi yang harus aku katakan??
Hadapi semua dengan kenyataan
Apa yang terjadi jika tak ada cinta?
Kehidupan musnah tak bernyawa
Aku tak akan peduli masalalu
Aku akan melangkah tegak berjalan kehadapan
karya : Imas nurlaela
Langganan:
Postingan (Atom)